WANIPEDES

Laka Laut di Pantai Grajagan, Banyuwangi, Makan Korban Jiwa

Laka Laut di Pantai Grajagan, Banyuwangi, Makan Korban Jiwa

WANIPEDES.ID | BANYUWANGI.
Kecelakaan laut kembali menimpa nelayan di Banyuwangi, Jawa Timur, pada Jumat siang (13/10/2023). Insiden terjadi di pelabuhan Grajagan, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo. 

Kecelakaan laut ini menyebabkan satu orang korban meninggal dunia. Pada hari Jumat pukul 12 WIB, sebuah perahu yang diisi oleh tiga orang, yaitu Mesiyanto, Yanto, dan korban bernama Dasiman, warga Dusun Pancer RT 05 RW 02, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

Karena keterbatasan biaya dan ketidakberadaan keluarga di Dusun Pancer, hanya saudara korban bernama Wardi yang hadir. Oleh karena itu, korban dimakamkan di pemakaman umum Desa Grajagan dan disaksikan oleh penduduk setempat.

Laka Laut di Pantai Grajagan, Banyuwangi, Makan Korban Jiwa

Surat pernyataan dibuat oleh Kepala Dusun Grajakan, Agus Irawan, bersama pemilik perahu, Supriyadi, rekan kerja korban, dan adik korban yang bernama Wardi.

Surat ini mungkin digunakan sebagai referensi untuk membuat surat kematian di Desa Sumberagung. Dengan berita ini, diharapkan dua anaknya, yang berada di tempat yang tidak diketahui, dapat mengetahui bahwa orang tua mereka yang telah membesarkan mereka telah meninggal dunia.

Perahu berlayar pada hari Kamis dan pulang pada hari Jumat dengan tiga ABK pada pukul 09:00. Kecelakaan laut terjadi, dan korban berhasil dievakuasi oleh warga nelayan setempat pada pukul 12:00 siang. Pada pukul 14:00 WIB, korban dimakamkan setelah proses identifikasi. Pukul 13:00, adik korban berhasil dihubungi dan datang ke tempat pelelangan ikan Grajagan, Kecamatan Purwoharjo.

Karena korban setelah dievakuasi hanya ditempatkan di pelabuhan, pihak keluarga harus menunggu.

Korban, Dasiman (55) dari Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, meninggal. Dia terseret oleh ombak ganas di pantai selatan.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Deddy Foury Millewa, melalui Kapolsek Purwoharjo, AKP Budi Hermawan, menjelaskan bahwa kecelakaan laut terjadi saat korban bersama dua rekannya hendak melaut dengan menggunakan perahu speed 'Mekar Jaya'. Dua rekannya adalah Misyanto (50) dari Dusun Sumberayu, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, dan Yanto (40) dari Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar.

Laka Laut di Pantai Grajagan, Banyuwangi, Makan Korban Jiwa

Laka Laut di Pantai Grajagan, Banyuwangi, Makan Korban Jiwa

Ketika mereka mencapai pelabuhan Grajagan, tas milik korban jatuh ke laut. Secara refleks, korban melompat ke air untuk menyelamatkan barang miliknya. Namun, beberapa saat kemudian, korban sudah tidak bergerak di atas air.

"Karena jaraknya cukup jauh dari perahu, teman-teman korban tidak bisa membantu karena ombak di pelabuhan cukup besar," katanya.

Karena ombak besar, upaya penyelamatan berlangsung dramatis. Tubuh Dasiman akhirnya bisa diangkat setelah dibantu oleh Mualif, seorang nelayan lain yang kebetulan akan melaut.

"Setelah berhasil diselamatkan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," ungkap AKP Budi Hermawan.

Setelah sampai di daratan, jasad korban dibawa ke rumah Supriyadi, pemilik perahu speed 'Mekar Jaya', di Dusun Kampungbaru, Desa Grajagan. Selanjutnya, kejadian ini dilaporkan ke Polsek Purwoharjo.

"Pihak keluarga korban juga langsung dikabari. Keluarga menyadari bahwa ini adalah kecelakaan murni dan menolak otopsi pada jenazah," kata Kapolsek Purwoharjo.

Para nelayan diimbau untuk lebih berhati-hati saat melaut mencari ikan, selalu waspada, dan menyiapkan alat keselamatan. Pungkas Kapolsek purwoharjo.

Pewarta: Budi Mulyono

Post a Comment for "Laka Laut di Pantai Grajagan, Banyuwangi, Makan Korban Jiwa"

Mediaku