WANIPEDES

Sukseskan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) di Tegalrejo: Lindungi Anak-anak dari Ancaman Polio

Sukseskan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) di Tegalrejo: Lindungi Anak-anak dari Ancaman Polio
Tegalrejo, 18 Januari 2024 -
Posyandu Dahlia, dalam upaya memprioritaskan kesejahteraan masyarakat, secara bersama-sama melaksanakan kegiatan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) dengan fokus pada imunisasi polio bagi balita usia 0-7 tahun. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya serentak yang dilakukan di seluruh Indonesia mulai tanggal 15 hingga 20 Januari 2024.

PIN di Posyandu Dahlia memberikan imunisasi polio kepada balita sebagai langkah preventif melawan virus polio. Proses imunisasi polio saat ini dilakukan dengan meneteskan vaksin ke dalam mulut balita, memberikan pengalaman manis tanpa rasa takut.

Pekan Imunisasi Nasional ini terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan mulai tanggal 15 hingga 21 Januari 2024, sementara tahap kedua dijadwalkan pada tanggal 19 hingga 25 Februari 2024. Anggota kader Posyandu turut serta dalam pengawalan pemberian imunisasi polio, memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan secara maksimal.

Dukungan dari anggota kader Posyandu ini menjadi kunci kelancaran kegiatan, seiring dengan upaya Puskesmas Tegalsari dan kader Posyandu dalam mengimplementasikan program kesehatan. Langkah-langkah ini diambil guna memaksimalkan upaya pencegahan terhadap virus polio, yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi.

"Virus polio dapat mengakibatkan kelumpuhan permanen pada anak yang belum mendapatkan imunisasi. Ayo, berpartisipasi dalam imunisasi polio untuk mencegah penyebaran virus polio dan melindungi generasi penerus bangsa."

Semangat imunisasi polio harus terus diterapkan dalam masyarakat demi menciptakan perlindungan menyeluruh dan memastikan anak-anak tumbuh berkembang tanpa risiko kelumpuhan akibat virus polio.

(Wahyu Eka Atmaja)

Post a Comment for "Sukseskan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) di Tegalrejo: Lindungi Anak-anak dari Ancaman Polio"